Sterling Guling-Guling, Arsene Wenger Nilai Inggris Tak Layak Dapat Hadiah Pinalti

  • Bagikan
Raheem Sterling terjatuh dan wasit memberikan hadiah pinalti untuk Inggris

Inggris akhirnya merasakan final Euro pertama dalam sejarah. Kepastian ini didapat setelah mereka mengalahkan Denmark 2-1 di Wembley, Kamis (8/7/2021) dinihari WIB.

Kendati menang dan mencetak sejarah, ada kontroversi yang terjadi. Yakni penalti Inggris yang jadi buah bibir banyak orang.

Salah satu yang turut serta membicarakan penalti kontroversi itu adalah mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Menurutnya jatuhnya Raheem Sterling di kotak penalti tidak layak dihukum tendangan 12 pas.

BACA JUGA:  PSSI Tegaskan Ramai Rumakiek Cedera & Persipura Tak Halangi

Arsene Wenger juga mempertanyakan kepemimpinan wasit yang tidak memastikan pelanggaran tersebut lewat VAR di pinggir lapangan. “Tidak ada penalti,” tegasnya Arsen Wienger, Kamis (8/7/2021).

“Saya tidak mengerti mengapa dalam situasi VAR seperti itu wasit tidak pergi dan melihat ke layar. Di saat seperti itu dia harus benar-benar yakin,” sambung pria asal Prancis.

BACA JUGA:  Meski Baru Masuk, Ezra Walian Ditarik Keluar karena Tampil Mengecewakan?

Inggris mendapat penalti pada babak tambahan. Akselerasi Raheem Sterling membuat dia dihadang dua pemain Denmark sekaligus.

Raheem Sterling terjatuh sehingga wasit memberikan hadiah pinalti pada Inggris

Bintang Manchester City kemudian terjatuh. Wasit yang berada di kotak penalti langsung menunjuk titik putih.

Keputusan ini memunculkan protes dari kubu Denmark. Sang pengadil pun sempat mengecek VAR terlebih dahulu. Tak butuh waktu lama, dia memastikan itu penalti.

Dalam tayangan ulang, memang terjadi kontak tipis. Tapi banyak yang percaya jika itu tidak cukup jadi alasan untuk memberi Inggris penalti.

BACA JUGA:  Lionel Messi dan Barcelona Resmi Berpisah

Salah satunya mantan bomber The Three Lions, Michael Owen. “Tidak yakin itu penalti, tapi siapa yang peduli,” tulisnya di Twitter saat merayakan kesuksesan The Three Lions ke final Euro 2020.

  • Bagikan
close