Media Online Olahraga & Hiburan Indonesia
Berita  

Rossi: Berkat Saya Orang Kenal MotoGP

Rossi: Berkat Saya Orang Kenal MotoGP
Rossi: Berkat Saya Orang Kenal MotoGP

Setelah dua dekade lebih menghibur penonton MotoGP di dunia, pembalap Petronas Yamaha asal Italia, Valentino Rossi akhirnya memutuskan pensiun pada penghujung musim.

Meski awalnya sedih, namun dia perlahan mulai merasa lega. Sebab, dia mengaku telah memberikan segalanya untuk kompetisi balap tersebut.

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang

Rossi mengklaim, berkat dirinya, orang-orang mulai menyukai MotoGP. Bahkan, menurutnya, banyak yang menyaksikan balap motor tersebut hanya untuk mendukungnya.

BACA JUGA:  Kado HUT RI Ke-76, Sirkuit Mandalika Selesai Diaspal

“Saya pikir perbedaan antara saya dan semua pembalap hebat lainnya sepanjang sejarah karena hal ini (orang banyak mengenal MotoGP karena dirinya),” ujar Valentino Rossi, dikutip Rabu 25 Agustus 2021.

“Karena untuk beberapa alasan, saya bisa membuat banyak orang jadi dekat dengan balap motor. Tanpa saya, mereka tidak akan tahu MotoGP atau 125cc atau 250cc, utamanya di Italia,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Park Hang Seo Sesumbar Kalahkan Indonesia: Vietnam Kalah Saya Pulang Kampung

Saat ini, Rossi mendapat label sebagai legenda hidup MotoGP. Namun demikian, status tersebut terkadang membuatnya tak nyaman. Sebab, selalu ada tekanan dari penggemar untuk tampil maksimal di setiap perlombaan.

“Dan satu sisi sangat sulit untuk memiliki hidup yang normal, karena Anda selalu dalam tekanan. Anda harus mengubah hidup Anda,” tegasnya.

BACA JUGA:  Mantap, MotoGP Indonesia Jadi Berkah Bagi UMKM & Parawisata

Lebih jauh, Rossi mengisahkan, saat pertama kali mengumumkan kabar pensiun, banyak penggemarnya yang menangis dan kehilangan.

Messi mengatakan agar mereka tenang, mengingat pensiun merupakan hal biasa bagi seorang pembalap.

“Beberapa orang menangis, dan bagi saya itu selalu mengejutkan karena saya berkata ‘jangan menangis, mengapa kamu menangis?’. Tapi memang seperti ini. Jadi, saya pikir ini adalah emosi terbesar,” kata Rossi.

close