FIFA Wacanakan Gelar Piala Dunia Dua Tahun Sekali

  • Bagikan
FIFA wacanakan Piala dunia digelar 2 tahun sekali

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mempertimbangkan untuk menggelar Piala Dunia pria dan wanita setiap dua tahun sekali.

Wacana itu muncul dalam Kongres FIFA yang digelar secara virtual, Jumat (21/5/2021). Proposal untuk menggelar Piala Dunia dua tahun sekali datang dari Asosiasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF).

“Kongres FIFA menyetujui sejumlah proposal yang diajukan oleh asosiasi anggota, yaitu bahwa studi kelayakan dilakukan untuk mengeksplorasi kemungkinan dampak penyelenggaraan Piala Dunia FIFA dan Piala Dunia Wanita FIFA setiap dua tahun, bukan interval empat tahun seperti saat ini (proposal yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Arab Saudi),” tulis pihak FIFA.

“Kami harus memasuki studi ini dengan pikiran terbuka, tapi kami tidak akan mengambil keputusan yang akan membahayakan apa yang sudah kami lakukan. Kami tahu tentang nilai-nilai Piala Dunia,” ujar Infantino dikutip dari The Guardian.

BACA JUGA:  Dituntut Bayar Utang Rp 671 Miliar, PSSI Ngaku Tak Tahu Ada Utang Sebesar Itu

“Saya ingin diskusi ini masuk konteks yang lebih luas, yaitu kalender pertandingan internasional. Apakah kami benar-benar yakin memainkan kualifikasi sepanjang tahun adalah cara yang tepat ketika kami mengatakan bahwa penggemar menginginkan pertandingan yang lebih bermakna? Semua poin ini harus dipertimbangkan. Tapi kami akan menempatkan elemen olahraga sebagai prioritas utama, bukan elemen komersial,” sambung Infantino.

Rencana itu akan coba diimplementasikan FIFA setelah Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat.

Namun, baru saja mengeluarkan wacana, FIFA sudah mendapat penolakan dari petinggi klub-klub Eropa. Presiden PSG dan Asosiasi Klub Eropa (ECA), Nasser Al-Khelaifi, mengatakan Piala Dunia tak boleh diadakan dua tahun sekali.

BACA JUGA:  Viral Vladimir Putin Akan Balas Perlakuan FIFA dan UEFA, Piala Dunia 2022 Tidak Jadi Digelar !

“Suasana klub sangat baik dan langsung ke intinya, Piala Dunia digelar setiap dua tahun tidak boleh terjadi,” kata Nasser Al-Khelaifi mengutip dari The Sun, Selasa (7/9/2021).

Hal senada juga diungkapkan CEO Ajax Amsterdam, Edwin van der Sar. Pria asal Belanda ini mengatakan jika Piala Dunia digelar dua tahun sekali dapat merusak agenda klub.

Sepakbola adalah tentang klub terlebih dulu dan harus begitu. Kami harus mengutamakan para pemain,” kata Van der Sar.

BACA JUGA:  Juara Spain Master, Putri KW Hapus Dahaga Gelar Indonesia di Nomor Tunggal Putri

Jika Piala Dunia digelar dua tahun sekali, fisik para pemain praktis yang terkuras. Sebab, waktu yang biasa mereka manfaatkan untuk liburan musim panas, otomatis terganggu jika mereka rutin tampil di Piala Dunia dua tahun sekali.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, pun mengungkapkan hal yang sama. Ceferin mengatakan lebih sering digelarnya Piala Dunia tak menjamin turnamen akan berjalan lebih seru.

“Lebih banyak tidak selalu lebih baik. FIFA sedang melakukan studi kelayakan untuk mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun. Menyelenggarakannya setiap dua tahun sekali justru melemahkan Piala Dunia itu sendiri,” kata Ceferin.

Melihat sederet protes di atas, apakah FIFA masih ingin melanjutkan rencana merea? Menarik untuk dinantikan

  • Bagikan
close