NextSport Transfers – Leeds United, tim promosi yang baru saja kembali ke kasta tertinggi Liga Primer Inggris, kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas. Klub berjuluk The Whites ini secara resmi mengumumkan perekrutan bek tengah internasional Slovenia, Jaka Bijol, dari klub Serie A Udinese. Transfer ini dilaporkan menelan biaya fantastis sebesar £15 juta, atau setara dengan sekitar Rp310 miliar, menunjukkan keseriusan Leeds dalam membangun skuad yang kompetitif untuk musim mendatang.
Bijol, yang kini berusia 26 tahun, telah menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun di Elland Road. Kedatangannya menandai rekrutan kedua Leeds di jendela transfer ini, menyusul striker asal Jerman, Lukas Nmecha, yang juga telah bergabung sebelumnya. Langkah cepat Leeds dalam mengamankan pemain-pemain berkualitas menegaskan ambisi mereka untuk tidak hanya bertahan di Premier League, tetapi juga untuk membuat dampak yang signifikan setelah dua tahun absen dari kompetisi elite tersebut.

Ambisi Besar The Whites di Premier League
Kembalinya Leeds United ke Liga Primer adalah momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar setia mereka. Setelah perjuangan sengit di Championship, di mana mereka berhasil meraih gelar juara dengan selisih gol tipis atas Burnley, manajemen klub tidak membuang waktu untuk memperkuat tim. Penandatanganan Jaka Bijol menjadi bukti nyata komitmen tersebut, menargetkan pemain dengan pengalaman internasional dan level kompetisi tinggi.
Also Read
Pernyataan resmi dari Leeds United mencerminkan kegembiraan mereka atas kedatangan Bijol. "Dengan banyaknya klub yang mengincar tanda tangannya, kami kini menyambut rekrutan kedua kami musim panas ini ke West Yorkshire. Kami semua tak sabar melihat Jaka bermain di Elland Road," demikian bunyi pernyataan klub. Ini menunjukkan bahwa Leeds berhasil memenangkan persaingan ketat untuk mendapatkan jasa sang bek, sebuah indikasi daya tarik klub dan proyek yang mereka tawarkan.
Profil Jaka Bijol Sang Benteng Pertahanan
Jaka Bijol bukanlah nama asing di kancah sepak bola Eropa. Bek tengah kelahiran Vuzenica, Slovenia, ini membawa segudang pengalaman yang sangat dibutuhkan oleh tim promosi. Reputasinya sebagai bek tangguh telah terukir jelas, terutama setelah penampilannya di Euro 2024, di mana ia bahkan sempat berhadapan dengan tim kuat Inggris. Pengalaman ini tentu akan sangat berharga dalam menghadapi ketatnya persaingan di Liga Primer.
Selain bermain di level internasional bersama timnas Slovenia, Bijol juga memiliki rekam jejak yang mengesankan di level klub. Ia pernah merasakan atmosfer kompetisi paling bergengsi di Eropa, yakni Liga Champions dan Liga Europa. Pengalaman bermain di turnamen-turnamen elit ini akan memberikan ketenangan dan kepemimpinan di lini belakang Leeds, yang akan menghadapi penyerang-penyerang kelas dunia setiap pekannya. Kemampuan adaptasinya terhadap tekanan tinggi dan pertandingan penting akan menjadi aset krusial bagi skuad Daniel Farke.
Perjalanan Leeds Kembali ke Kasta Tertinggi
Perjalanan Leeds United kembali ke Liga Primer adalah kisah inspiratif tentang ketekunan dan kerja keras. Setelah terdegradasi dua musim sebelumnya, mereka menunjukkan mental juara di Championship. Musim lalu, The Whites mengakhiri musim dengan 100 poin, jumlah yang sama dengan Burnley, namun unggul dalam selisih gol yang membuat mereka berhak mengangkat trofi Championship. Kemenangan dramatis ini pada bulan Mei lalu mengakhiri penantian dua tahun dan membawa kembali gemuruh Liga Primer ke Elland Road.
Kembalinya mereka ke Premier League bukan hanya tentang promosi, tetapi juga tentang membangun kembali reputasi sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan. Dengan mendatangkan pemain-pemain seperti Jaka Bijol dan Lukas Nmecha, Leeds menunjukkan bahwa mereka tidak ingin hanya menjadi tim "numpang lewat". Mereka ingin membangun fondasi yang kuat untuk masa depan, memastikan bahwa klub dapat bersaing di level tertinggi untuk jangka waktu yang panjang.
Ekspektasi Tinggi di Elland Road
Kedatangan Jaka Bijol dengan nilai transfer yang tidak sedikit mencerminkan ekspektasi tinggi yang diemban di pundaknya. Para penggemar Leeds tentu berharap Bijol dapat menjadi tembok kokoh di lini pertahanan, memberikan stabilitas yang krusial bagi tim yang baru promosi. Kemampuannya dalam membaca permainan, duel udara, dan intersep akan sangat diandalkan untuk meredam serangan lawan-lawan tangguh di Premier League.
Dengan usianya yang masih produktif, Bijol juga diharapkan dapat menjadi investasi jangka panjang bagi Leeds. Kontrak lima tahun menunjukkan kepercayaan penuh klub terhadap potensinya untuk berkembang lebih jauh dan menjadi pilar penting di masa depan. Kombinasi pengalaman Bijol dengan semangat juang tim Leeds yang baru promosi diharapkan dapat menciptakan sinergi positif yang membawa The Whites meraih kesuksesan di musim mendatang. Musim 2025/2026 di Premier League akan menjadi panggung pembuktian bagi Jaka Bijol dan Leeds United.











