Mees Hilgers Takut di Naturalisasi Karena Mengira Harus Main di Liga 1, Salah Siapa?

  • Bagikan
Mees Hilgers Takut di Naturalisasi Karena Mengira Harus Main di Liga 1, Salah Siapa?
Mees Hilgers Takut di Naturalisasi Karena Mengira Harus Main di Liga 1, Salah Siapa?

Timnas Indonesia kini sedang gencar untuk memanggil para pemain yang masih mempunyai darah keturunan Indonesia.

Beberapa pemain sempat dikabarkan akan segera membela Indonesia, termasuk Mees Hilgers.

Mees Hilgers disebut sempat khawatir dan mengira syarat dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) harus bermain di Indonesia. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, meluruskan sangkaan salah kaprah itu.

“Dia banyak mendengar pemain yang bermain di luar negeri itu kesannya harus bermain di Indonesia. Saya bilang tidak,” kata Hasani ketika dihubungi Bola.com.

BACA JUGA:  Timnas Indonesia U-23 Tiba di Tanah Air, Habis Lebaran Langsung Terbang ke Vietnam

“Pemain-pemain naturalisasi Indonesia asal Belanda, mungkin teman-teman dia atau yang dia tahu, seperti Maitimo, mereka saja yang ingin tinggal di Indonesia. Itu bukan syarat dari kami,” jelas Hasani.

“Mereka mengira kewajiban bermain di Indonesia sebagai syarat. Saya bilang tidak. Kalian tetap bermain di Eropa. Malah kami menginginkan kalian berkiprah di Eropa.”

BACA JUGA:  Mesut Ozil Doakan Timnas Indonesia Bisa Tampil di Piala Dunia Secepatnya

“Nanti saat FIFA Matchday, baru kami panggil seperti pemain-pemain yang bermain di luar negeri. Jadi beberapa pertanyaan itu yang harus kami jelaskan, kan orang tidak tahu,” papar Hasani.

“Untuk Mees Hilgers, sebelum tahun baru, dia sudah lama bilang berminat. Tapi, dia mau nanti kalau bermain di Timnas Indonesia, tidak sia-sia. Artinya ada kepastian dia menjadi WNI,” tutur Hasani.

BACA JUGA:  Mengkhawatirkan, Timnas Indonesia U-23 Dapat Kabar Buruk Tentang Ronaldo Kwateh

Melihat kenyataan yang ada memang para pemain yang dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia lambat laun akan bermain di Liga Indonesia yaitu Liga 1.

Hal itu ternyata bisa disalah artikan oleh para pemain yang memiliki keturunan Indonesia dan ingin membela Indonesia.

Semoga PSSI dapat memperjelas ini semua.

  • Bagikan
close